Ekonomi politik
Wabah corona virus(Covid-19) di indonesia yang semakin ganas memberikan kecemasan kolektif apabila ia menjangkit terlalu lama di indonesia. Covid-19 secara perlahan akan menggiring Indonesia pada potensi krisis di sejumlah ini starategi sehingga tidak menutup kemungkinan akan membawa indonesia pada ktisis ekonomi yang berbuntut pada ktisi politik.
Hantaman pada sektor ekonomi yang ditimbulkan oleh covid-19 begitu keras. China, sebagai tempat awal persebaran Covid-19 memainkan peran penting dalam ekonomi global. China yang di kenal sebagai ptoduksi barang dunia dan telah memberikan sumbangsih sebesar 12,8% terhadap ptoduksi barang dunia. Dan hasilnya ketika produksi barang di China terhambat maka akan mempengaruhi suplai terhadap permintaan global. Jumlah penawaran yang lebih kecil ketimbang permintaan aka menimbulkan kenaikan harga dari batas wajar. Sejak wabah Covid-19 merebak, angka wisatawan asing dari China menurun drastis, terlebih sejak diberlakukannya travel ban dari pemerintah indonesia. Kebijaka ini terpaksa di lakukan sebagai upaya mitigasi kendati langakah tersebut disesalkan oleh duta besar China untuk indonesia.
Kehadiran wabah Covid-19 memberikan dampak secara siatematik terhadap kondisi ekinomi Indonesia. Teganggunya suplai bahan baku untuk industri manufaktur dari China serta menurunnya jumlah wisatawan akan berdampak krisis pada pemasukan negara. Meskipun pemerintah telah meluncurkan kebijakan insentif fiskal berupa penghilangan pajak penghasilan selama 6 bulan kedepan bagi pekerja maupun perusahaan dalam upaya memelihara daya beli masyarakat.
Wabah Covid-19 berimbas pada sektor ekonomi secara mikro. Dengan menggunakan model skenario eoideminologis, mereka memaparkan bahwa penyebaran Covid-19 memberikan pengaruh signifikan pada beberapa lini ekonomi makro, misalnya anggaran pemerintah untuk infrastruktur kesehatan, permintaan konsumsi, biaya produksi, dari berbagai sektor, dan tenaga kerja. Hal ini juga di pengaruhi, pemenuhan tenaga kerja untuk industri yang tidak memadai karena wabah yang melanda pegawai sehingga berpengaruh pada kapasitas produksi. Pandemi Covid-19 ini pada akhirnya mengakibatkan investasi dan konsumsi anjlok. Nilai perdagangan barang dan jasa dengan China yang mendadak anjlok akibat corona membuat pemerintah Indonesia perlu mencari alternatif lain. Tingkat ketergantungan Indonesia terhadap China yang cukup tinggi turut berpengaruh pada derajat mandirian ekonomi yang rendah. Wabah perlu segera ditangani dengan serius sebelum berdampak lebih jauh.
Jika berkaca pada fenomena global tersebut, Covid-19 tidak bisa hanya dimaknai sebagai wabah penyakit global dalam konteks politik, Covid-19 adalah bencana politik yang tercipta secara alamiah untuk menguji tingkat kepercayaan publik terhadap pemangku kekuasaan. Keterbukaan dan sikap responsif pemerintah akan membantu publik untuk berhenti berspekulasi di tengah keadaan yg dinamis tersebut. Efektivitas pemerintah dalam merespon ancaman pandemi ini akan menunjukkan sejauh mana simpati publik pada kekuasaan terus terpelihara. Hal tersebut bisa dilakukan dengan meningkatkan kinerja pemerintah, pusat maulun daerah, dalam penanganan dan pencegahan penularan penyakit agar tidak meluas, dalam konteks geografis maupun dampak multidimensi. Bukan hal yang mustahil ketika keresahan politik yang terjadi di tengah masyarakat negara-negara tersebut turut di tularkan juga kepada masyarakat Indonesia.
Kita selalu berharap bahwa kesepian maupun sikap kita dalam menghadapi pandemi Covid-19 tidak di perkeruh oleh isu politik. Pemerintah pusat tidak perlu menaruh kecurigaan politis dengan pemerintah daerah yang mengambil tindakan inisiatif lebih awal. Pemerintah daerah juga perlu mengedepankan koordinasi yang baik di awal dengan pemerintah pusat sebelum merampas iKeselamatan dan perlindungan terhadap warga negara perlu di utamakan kepercayaan publik pada kekuasaan akan terpelihara dengan sendirinya seiring dengan kehadiran negara di tengah mereka. Segala kebijakan yg berorientasi pada kemanusiaan pada akhirnya akan menciptakan keselamatan bagi sebuah negara. Dalam situasi krisis ini, respon yg tepat dari pemerintah akan menghasilkan kemaslahatan rakyat, bangsa, dan negara.
Seperti halnya yg dapat kita lihat sekarang yg dimana pandemi Covid-19 ini sangat membuat ssuruh dunia merasa ketakutan dan resah, masyarakat pun saat ini hanya membutuhkan uluran tangan dari pemerintah, dan pemerintah seharusnya bisa berlaku adil antara masyarakat yg kurang mampu dan masyarakat yang mampu, pandemi Covid-19 ini membuat pemerintah kewalahan untuk menghadapinya yang dimana sistem ekonomi yang ada di indonesia sudah mulai menurun sejak datangnya Covid-19 ini.
Dalam hal ini ketika berbicara mengenai ekonomi politik, saya akan menuliskan salah satu contoh yang sempat saya alami baru- baru ini, yang dimana pemerintahan Kabupaten selayar sudah diselimuti oleh suatu money politik, yang dimana pada saat itu pesawat dibiarkan saja beroperasi padahal sudah di larang sebelumnya setelah hadirnya Virus ini, dan yang lebih anehnya lagi alat transfortasi laut(feri) dilarang untuk beroperasi. Dari sinilah suatu ekonomi politik itu terjadi lagi dan lagi si kaya yang menjadi topik dalam hal ini, dan si miskin pun semakin sulit untuk melakukan tindakan karena dalam suatu pemerintahan itu akan selalu mengedepankan yang beruang.
Dapat kita lihat saat ini ekonomi politik yang ada diindonesia semakin hari semakin menurun akibat munculnya Covid-19 ini, bahkan ada beberapa pemerintah yang memanfaatkan hal in, seperti halnya yang dialami oleh indonesia yang dimana partai politik tanpa diminta mereka dengan senang hati membagikan kaos partai tersebut dan sekarang masyarakat hanya membutuhkan 1 masker saja bahkan parpol tersebut merasa bodo amat akan pandemi ini. Ya lagi dan lagi ekonomi politik yang menjadi sorotan dalam negara indonesia tercinta kita ini. Ekonomi politik apabila kita kaitkan dengan Covid-19 yang melanda indonesia saat ini sangatlah berpengaruh bagi ekonomi indonesia saat ini, sangat buruk dan anjlok. Sampai-sampai pemerintah pun sulit untuk menangani pandemi ini.
Dalam hal ini ketika berbicara mengenai ekonomi politik, saya akan menuliskan salah satu contoh yang sempat saya alami baru- baru ini, yang dimana pemerintahan Kabupaten selayar sudah diselimuti oleh suatu money politik, yang dimana pada saat itu pesawat dibiarkan saja beroperasi padahal sudah di larang sebelumnya setelah hadirnya Virus ini, dan yang lebih anehnya lagi alat transfortasi laut(feri) dilarang untuk beroperasi. Dari sinilah suatu ekonomi politik itu terjadi lagi dan lagi si kaya yang menjadi topik dalam hal ini, dan si miskin pun semakin sulit untuk melakukan tindakan karena dalam suatu pemerintahan itu akan selalu mengedepankan yang beruang.
Dapat kita lihat saat ini ekonomi politik yang ada diindonesia semakin hari semakin menurun akibat munculnya Covid-19 ini, bahkan ada beberapa pemerintah yang memanfaatkan hal in, seperti halnya yang dialami oleh indonesia yang dimana partai politik tanpa diminta mereka dengan senang hati membagikan kaos partai tersebut dan sekarang masyarakat hanya membutuhkan 1 masker saja bahkan parpol tersebut merasa bodo amat akan pandemi ini. Ya lagi dan lagi ekonomi politik yang menjadi sorotan dalam negara indonesia tercinta kita ini. Ekonomi politik apabila kita kaitkan dengan Covid-19 yang melanda indonesia saat ini sangatlah berpengaruh bagi ekonomi indonesia saat ini, sangat buruk dan anjlok. Sampai-sampai pemerintah pun sulit untuk menangani pandemi ini.